Apa itu FOMO dalam Kripto & Bagaimana Cara Menghindarinya?
Selalu ada cerita tentang seseorang yang berinvestasi di cryptocurrency acak dan menjadi jutawan dalam sehari. Orang-orang membagikan tangkapan layar keuntungan mereka di media sosial, dan tampaknya semua orang mengetahui sesuatu yang tidak Anda ketahui. Pikiran yang menyakitkan itu muncul: "Mengapa saya tidak berinvestasi? Bagaimana jika sekarang sudah terlambat?" Ini membawa kita ke FOMO! "Fear of Missing Out (Ketakutan Akan Ketinggalan)!!"
FOMO adalah motivasi tak terucap yang mendorong Anda untuk membuat keputusan dengan cepat di dunia kripto.
Sekarang mari kita analisis FOMO; dan pentingnya ketakutan akan ketinggalan dalam kripto. Anda akan mengetahui mengapa hal ini sangat menggoda, dan juga beberapa tips berguna untuk menghindarinya.
Apa itu FOMO?
Di dunia di mana perubahan terjadi secepat yang bisa kita tangani, FOMO bukan sekadar emosi sesaat. Ini adalah emosi yang dapat menciptakan dorongan, perilaku kawanan, dan keputusan buruk, termasuk yang melibatkan jumlah uang yang besar. Dan inilah faktanya: FOMO dapat menyebabkan Anda menghabiskan lebih banyak uang daripada yang Anda hasilkan jika Anda tidak mengendalikan diri dengan tepat!
FOMO; "Fear of Missing Out (Ketakutan Akan Ketinggalan)" yang juga disebut sebagai FUD "Fear, Uncertainty, and Doubts (Ketakutan, Ketidakpastian, dan Keraguan)" adalah perasaan cemas yang membuat Anda merasa bahwa Anda melewatkan sesuatu yang penting. Pernahkah Anda merasa bahwa Anda tidak mencapai atau mendapatkan sesuatu yang orang lain capai atau dapatkan? Itulah FOMO!
Sisi Emosional FOMO
Di dunia kripto, FOMO sangat menyakitkan karena menyebabkan orang berinvestasi secara sembrono untuk cepat kaya. Ini bukan sekadar ungkapan yang digunakan orang untuk membuat diri mereka terdengar pintar; ini sebenarnya adalah fenomena psikologis yang secara harfiah dapat mengubah dinamika pasar.
Itulah mengapa FOMO bukan hanya emosi sementara; ini memiliki dasar dalam psikologi manusia. Ini terhubung dengan fobia akan pengucilan yang merupakan bagian integral dari psikologi evolusi kita.
Bagaimana FOMO Mempengaruhi Cryptocurrency & Komunitas Kripto?
Jika kita melihat beberapa fakta dan angka, FOMO mempengaruhi hampir 84% keputusan terkait kripto. Menurut Investment Week UK, 58% dari 1248 peserta penggemar kripto mengakui bahwa FOMO mempengaruhi pengambilan keputusan mereka cukup sering. Sementara itu, 26% orang mengklaim bahwa FOMO mempengaruhi keputusan kripto mereka, tidak sering tetapi sesekali!
Dalam kripto, di mana harga koin sangat fluktuatif, FOMO berubah menjadi campuran emosi dengan antusiasme, ketakutan, dan tekanan. Selain itu, sifat manusia mudah terpengaruh oleh lonjakan adrenalin ketika melihat nilai koin melonjak dan potensi kehilangan keuntungan seperti itu dapat ditekan oleh rasionalitas.
Hasilnya? Keputusan situasional yang dibuat dengan tergesa-gesa!
Sayangnya, sebagian besar waktu keputusan yang dibuat dengan tergesa-gesa akan salah. 63% investor Kripto dari Amerika Serikat mengklaim bahwa keputusan yang mereka buat di bawah pengaruh emosional berakhir negatif.
Bagaimana FOMO Mempengaruhi Dinamika Pasar Kripto?
Intinya FOMO bukan fenomena individual. FOMO memiliki potensi untuk mempengaruhi seluruh dinamika pasar.
Begini caranya:
1. Lonjakan Harga
FOMO membuat orang bergegas berinvestasi dalam koin sehingga meningkatkan permintaan dan akibatnya harga naik. Ini pada gilirannya membawa lebih banyak investor karena menjadi semacam reaksi berantai.
2. Volatilitas Pasar
Ini berarti pembelian yang didorong FOMO akan menyebabkan volatilitas tinggi dan kemungkinan percepatan cepat harga aset atau cryptocurrency dan kemudian penurunan tajam setiap kali orang memutuskan untuk menjual.
3. Adopsi Massal Tren
Beberapa proyek baru, koin meme atau NFT, misalnya, dapat melonjak dalam beberapa jam atau hari karena FOMO bahkan ketika mereka secara fundamental bermasalah.
Contoh Pengaruh FOMO di Dunia Kripto
Bull Run Bitcoin 2017
FOMO yang terkenal dapat diilustrasikan oleh situasi yang terjadi pada 2017 ketika Bitcoin mengalami tren naik baru. Pada awal tahun, Bitcoin dihargai di bawah $1000, sekitar $400!! Namun, pada akhir tahun hampir mencapai 50 kali lipat tinggi $20000, investor baru berbondong-bondong masuk ke pasar.
Sebagian besar investor ini tidak tahu tentang cryptocurrency, tetapi mereka berinvestasi karena sensasionalisme dan keinginan untuk cepat kaya. Sementara beberapa dari mereka menghasilkan banyak uang, banyak yang lain berinvestasi pada waktu yang salah, yaitu, tepat sebelum pasar mencapai puncaknya dan kemudian terjun ke bawah.
Hype Dogecoin: Hashtag dan Meme Mengambil Alih
Hype Dogecoin adalah contoh nyata pengaruh Media Sosial yang menyebabkan FOMO dan menciptakan sejarah!
Meskipun dikembangkan sebagai cryptocurrency berbasis meme, ini berubah menjadi hit terutama karena komunitas yang hidup dan terlibat serta sponsor. Ya, sebagai hasilnya! Pada 2021, munculnya tweet dari selebriti seperti Elon Musk menyebabkan pertumbuhan Dogecoin.
Feed berita media sosial dipenuhi dengan posting tentang mendapatkan kemenangan besar, yang menciptakan perasaan FOMO. Kita melihat pemula, yang belum pernah berinvestasi di kripto sebelumnya, membeli DOGE secara membabi buta tanpa bahkan mengetahui dasarnya.
Kegilaan NFT dan Efeknya pada Kesehatan Mental
NFT menjadi topik hangat di ruang kripto pada 2021. Anda pasti pernah mendengar tentang seni digital yang dijual dengan harga jutaan dolar. Tercatat bahwa dalam dua minggu terakhir Oktober 2021, total jumlah koleksi NFT aktif mencapai puncak 2300, yang hanya 193 pada Maret tahun yang sama.
Ini menjadi tren yang disebabkan oleh FOMO di antara kolektor dan investor. Twitter, Discord, dan OpenSea misalnya menyaksikan banyak lalu lintas ketika individu bergegas membeli NFT eksklusif dengan harga yang sangat tinggi. Beberapa orang menghasilkan kekayaan tetapi banyak yang lain ditinggalkan dengan stok yang menjadi tidak berharga segera setelah kegilaan mereda.
Faktor Pemicu Psikologis Utama yang Berkontribusi pada FOMO Kripto
- Kelangkaan: Pertama-tama adalah persepsi pasokan terbatas. Misalnya: dengan batas Bitcoin 21 juta, skenario seperti ini memicu urgensi dan menghasilkan keputusan di bawah pengaruh FOMO.
- Volatilitas: Dunia kripto tidak dapat disangkal volatile. Lonjakan harga yang cepat memperkuat ketakutan akan kehilangan keuntungan. Dengan demikian, meningkatkan tingkat FOMO dalam keputusan.
- Kisah sukses: Cerita tentang orang yang langsung kaya selalu menginspirasi. Semua orang ingin menjadi kaya dalam waktu singkat. Kisah sukses orang lain entah bagaimana memicu ketakutan bahwa kita melewatkan kesempatan dan membuang waktu, sehingga secara psikologis memicu FOMO dalam keputusan.
FOMO; Pengaruh Media Sosial
Jaringan sosial memiliki pengaruh besar dalam setiap aspek dunia digital saat ini, dan kripto tidak terkecuali! Twitter, Facebook, Instagram dan Media Sosial lainnya dihitung sebagai salah satu sumber utama yang melaluinya FOMO akan diperparah.
Heran, mengapa? Karena platform ini adalah pemicu hebat dari pergerakan pasar yang tiba-tiba; dengan influencer, meme, dan konten viral. Sekarang mudah untuk mendapatkan informasi tentang topik apa pun, dan dengan cepatnya berbagi informasi tersebut, FOMO tetap menjadi andalan di pasar kripto.
Peran Pengaruh dan Tren yang Berkembang
Keterlibatan influencer juga meningkat dalam investasi kripto. Ini karena satu tweet atau posting dapat memicu pembelian atau penjualan jutaan pengikut. Namun, seiring meningkatnya popularitas kripto, dampak selebriti dan tren hanya akan meningkat.
Risiko FOMO dalam Kripto
Keputusan FOMO pada dasarnya dibuat di bawah pengaruh ketakutan. Mereka biasanya menyebabkan efek negatif daripada positif. Berikut beberapa risiko yang terkait dengan FOMO saat berada di Kripto.
1. Jebakan Perdagangan Emosional
Ketakutan akan kehilangan kesempatan cenderung menyebabkan keputusan yang gegabah dan emosional pada kebanyakan orang. Investor pasar mungkin memperoleh peluang dengan harga tertinggi dan kehilangan uang mereka ketika pasar melakukan penyesuaian.
2. Volatilitas
Pasar kripto dikenal sangat fluktuatif. Investor seperti ini cenderung berinvestasi pada harga yang sangat tinggi yang biasanya menghadapi kerugian besar pada investasi mereka.
3. Penipuan dan Kecurangan berbasis FOMO
FOMO dimanfaatkan oleh penipu. Penipu mengembangkan proyek palsu yang menjanjikan keuntungan tinggi. Penipuan ICO dan rug pull adalah contoh bagaimana mereka memanfaatkan investor naif yang membuat keputusan berdasarkan FOMO.
Bagaimana Mengenali dan Mengelola FOMO?
Mengidentifikasi kecenderungan FOMO
Cara pertama menangani FOMO adalah dengan menyadarinya. Identifikasi perasaan spesifik seperti ketakutan kehilangan kesempatan tertentu atau tekanan untuk berinvestasi di perusahaan tertentu tanpa penelitian yang memadai.
Cara menghindari FOMO dalam Perdagangan Kripto
- Teliti secara menyeluruh: Ini berarti siapa pun yang ingin berinvestasi dalam proyek apa pun harus terlebih dahulu memahami dasar-dasar proyek tersebut.
- Tetapkan tujuan yang jelas: Ketahui apa yang ingin Anda capai dari investasi dan jangan menyimpang darinya.
- Diversifikasi: Jangan menaruh semua harapan pada satu hal!
DYOR: Pertahanan Terbaik Anda Melawan FOMO dalam Kripto
Ya, benar dan terbukti bahwa FOMO (Fear of Missing Out) dapat mengaburkan penilaian Anda dalam Kripto. Ini dapat membuat Anda bertindak berdasarkan impuls daripada logika. Di sinilah DYOR hadir untuk menyelamatkan Anda!
Anda pasti membutuhkan strategi penting untuk mengarungi rollercoaster emosional investasi kripto!
Apa itu DYOR?
DYOR berarti "Do Your Own Research" (Lakukan Penelitian Anda Sendiri). Ini adalah himbauan yang menantang individu untuk mengambil tanggung jawab langsung atas investasi. Alih-alih dipengaruhi oleh tren, saran influencer terkenal, atau kehebohan. Namun, DYOR berarti mempelajari dasar-dasar proyek, pasar, dan ancaman sebelum menginvestasikan uang Anda ke dalam proyek apa pun.
Namun, DYOR adalah satu-satunya dasar di mana konsep FOMO dapat dikontekstualisasikan. Ini membuat Anda tetap berpijak. Ini memungkinkan Anda mengambil kendali atas investasi Anda daripada menjadi korban FOMO atau hal besar berikutnya di pasar.
Apa signifikansi DYOR dalam pasar FOMO?
1. Mengurangi Keputusan Emosional
FOMO berkembang pada urgensi. DYOR membuat Anda mengambil waktu dan menghindari keputusan impulsif yang paling sering dipicu oleh emosi.
2. Melindungi Anda dari Penipuan
Dunia cryptocurrency penuh dengan pump and dump, penipuan, dan kecurangan lainnya. Penelitian memungkinkan Anda membedakan antara peluang baik dan jebakan yang dibuat semata-mata untuk memanfaatkan FOMO Anda.
3. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Setelah Anda meneliti keputusan Anda, Anda berada dalam posisi yang lebih baik untuk tidak meragukan diri sendiri. Kepercayaan diri ini juga membuat Anda tidak terpengaruh oleh kebisingan pasar dan tetap berpegang pada tujuan jangka panjang.
4. Menghindari Mentalitas Kawanan
DYOR mendorong semangat otonomi pemikiran Anda sendiri. Ini berarti alih-alih mengikuti arus, Anda membuat pilihan berdasarkan fakta dan perhitungan Anda.
Alat untuk Investasi yang Terinformasi
Beberapa alat dan sumber daya dapat membantu investor membuat keputusan yang terinformasi:
- Pelacak portofolio untuk memantau investasi secara real time.
- Agregator berita untuk tetap update tentang tren pasar.
- Platform analisis teknis untuk mengevaluasi pergerakan harga dan pola.
Kesimpulan
Berinvestasi di pasar cryptocurrency terkadang dapat dibandingkan dengan permainan FOMO di mana terkadang investor mendapat keuntungan dan terkadang mereka rugi. Tetapi sementara ini menciptakan aktivitas pasar, dan mendorong inovasi dan adopsi, ini juga menyebabkan orang membuat keputusan emosional dan kehilangan uang jika mereka tidak siap.
Di sini, prinsip utama mengelola FOMO dapat dirangkum dalam gagasan mengejar peluang sambil tidak kehilangan kesadaran akan risiko. FOMO tidak harus menjadi musuh terburuk investor jika investor berhasil mendapatkan informasi, menetapkan tujuan, dan mempertahankan pandangan rasional terhadap situasi.