BNB
Apa itu BNB?
BNB, yang awalnya dikenal sebagai Binance Coin, adalah mata uang kripto yang dikembangkan oleh Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Awalnya dibuat pada Juli 2017 di blockchain Ethereum sebagai token ERC-20, BNB kemudian berpindah ke blockchain miliknya sendiri, BNB Chain, yang sebelumnya dikenal sebagai Binance Smart Chain. Perpindahan ke blockchain milik sendiri ini terutama untuk menangani volume transaksi besar yang dialami Binance dan untuk menciptakan jaringan yang lebih skalabel.
Bagaimana Cara Kerja BNB Chain?
BNB Chain beroperasi menggunakan model konsensus yang dikenal sebagai Proof of Staked Authority (PoSA). Ini menggabungkan elemen Proof of Stake dan Delegated Proof of Stake (DPoS), di mana peserta melakukan staking BNB untuk menjadi validator. Jika mereka terpilih untuk memvalidasi transaksi, mereka mendapatkan biaya transaksi sebagai imbalan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kecepatan transaksi tetapi juga secara signifikan menurunkan biaya, menjadikannya blockchain yang kompetitif untuk menerapkan dan mengoperasikan aplikasi terdesentralisasi ( dApps ).
Di BNB Chain, blok divalidasi setiap tiga detik, yang sangat cepat dibandingkan dengan blockchain lama seperti Bitcoin atau Ethereum. Kecepatan ini menjadikan BNB Chain pilihan menarik bagi pengembang yang ingin membangun dApps berkinerja tinggi. Selain itu, BNB Chain mendukung kompatibilitas dengan alat dan dApps Ethereum, memungkinkan pengembang untuk memigrasikan proyek mereka tanpa harus memulai dari awal.
Untuk Apa BNB Digunakan?
BNB memiliki beberapa kegunaan dalam ekosistem Binance dan di luarnya, menjadikannya aset multi-fungsi. Berikut adalah beberapa kegunaan utamanya:
- Diskon Biaya Trading: Salah satu tujuan awal BNB adalah untuk menawarkan diskon pada biaya trading bagi pengguna di platform Binance. Pengguna yang menyimpan BNB di akun mereka dan menggunakannya untuk membayar biaya trading menikmati diskon signifikan, mendorong trader untuk membeli dan menyimpan koin tersebut.
- Partisipasi dalam Penjualan Token: BNB digunakan di platform Launchpad Binance, tempat token baru dan berkembang diluncurkan. Memegang BNB memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam penjualan token ini, seringkali dengan harga masuk yang lebih rendah daripada yang ditawarkan kepada publik setelah peluncuran.
- Utilitas Ekosistem: Di luar trading, BNB semakin banyak digunakan untuk mendukung transaksi di seluruh jaringan layanan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) Binance yang terus berkembang, hiburan, layanan online, dan aplikasi keuangan. Misalnya, BNB dapat digunakan untuk membayar barang dan jasa, menyelesaikan biaya transaksi di bursa terdesentralisasi Binance, berpartisipasi dalam penjualan token eksklusif, dan bahkan memesan akomodasi perjalanan di situs web yang menerimanya.
- Tata Kelola: Seiring berkembangnya BNB Chain, BNB juga berperan dalam tata kelola operasi blockchainnya. Pemegang dapat memberikan suara pada berbagai proposal peningkatan dan keputusan yang memengaruhi pengembangan dan operasi ekosistem.
- Staking: Pengguna dapat melakukan staking BNB mereka untuk mendukung keamanan dan operasi jaringan dan sebagai imbalannya, menerima reward. Staking melibatkan penguncian token untuk mendapatkan hak berpartisipasi dalam operasi jaringan, dan memberi imbalan kepada peserta dengan BNB tambahan seiring waktu, berdasarkan jumlah yang mereka stake.
Keserba-gunaan BNB memperluas utilitasnya di luar sekadar perdagangan mata uang kripto. Misalnya, pada 2019, Binance bermitra dengan beberapa perusahaan teknologi dan perjalanan yang mulai menerima BNB sebagai bentuk pembayaran, sangat memperluas aplikasi dunia nyatanya. Seiring pertumbuhan ekosistem BNB, penggunaan dan aplikasinya kemungkinan akan meningkat, berpotensi menjadikannya komponen penting dalam ekonomi digital yang lebih luas.