Beli Kripto
Market
Spot
Futures
Finansial
Promosi
Selengkapnya
reward-centerPengguna Baru
AkademiGlosariumDetail
Smart Contracts

Peretasan

Apa itu Peretasan?

Peretasan mengacu pada akses, modifikasi, atau eksploitasi tidak sah terhadap sistem komputer, jaringan, atau perangkat digital untuk mendapatkan informasi, mengganggu operasi, atau mencapai tujuan tertentu. Awalnya, istilah ini menggambarkan pemrograman komputer yang terampil dan pemecahan masalah, tetapi telah berkembang mencakup berbagai bentuk intrusi siber dan pelanggaran keamanan.

Peretasan modern melibatkan pengelakan langkah-langkah keamanan melalui keahlian teknis, rekayasa sosial, atau alat otomatis. Peretas menargetkan segala hal mulai dari komputer pribadi individu hingga basis data perusahaan besar, sistem pemerintah, dan jaringan infrastruktur penting.

Motivasi di balik peretasan sangat bervariasi. Beberapa peretas mencari keuntungan finansial melalui pencurian identitas, ransomware, atau menjual data curian. Yang lain mengejar tujuan politik atau ideologis, sementara beberapa meretas untuk tantangan pribadi, rasa ingin tahu, atau untuk mengekspos kerentanan keamanan. Metode dan alat terus berkembang seiring dengan kemajuan teknik serangan dan langkah-langkah pertahanan.

Jenis dan Teknik Peretasan

Phishing dan Rekayasa Sosial mewakili vektor serangan yang paling umum. Peretas mengirim email palsu atau membuat situs web palsu untuk menipu pengguna agar mengungkapkan kata sandi, informasi keuangan, atau mengunduh perangkat lunak berbahaya. Serangan ini memanfaatkan psikologi manusia daripada kerentanan teknis.

Ransomware telah menjadi semakin umum, di mana peretas mengenkripsi file korban dan meminta pembayaran untuk kunci dekripsi. Teknik ini menargetkan baik individu maupun organisasi, sering menyebabkan gangguan operasional dan kerugian finansial yang signifikan.

Serangan SQL Injection menargetkan situs web berbasis database dengan menyisipkan kode berbahaya ke dalam bidang input. Serangan yang berhasil dapat mengekspos seluruh database yang berisi informasi pelanggan, catatan keuangan, atau data bisnis eksklusif.

Eksploitasi zero-day memanfaatkan kerentanan perangkat lunak yang sebelumnya tidak diketahui sebelum pengembang dapat membuat patch. Serangan ini sangat berbahaya karena tidak ada pertahanan yang ada yang dapat mencegahnya.

Serangan man-in-the-middle mencegat komunikasi antara dua pihak, memungkinkan peretas untuk mencuri kredensial login, informasi keuangan, atau komunikasi bisnis sensitif tanpa sepengetahuan kedua belah pihak.

Pelanggaran Data & Peretasan Terbesar di Dunia dalam Sejarah

Pelanggaran Yahoo berdiri sebagai pelanggaran data terbesar dalam sejarah, mempengaruhi semua 3 miliar akun pengguna pada tahun 2013. Perusahaan awalnya hanya mengungkapkan 1 miliar akun yang terkena dampak pada tahun 2016, kemudian mengungkapkan cakupan penuh pada tahun 2017.

AT&T mengalami pelanggaran signifikan pada Maret 2024, membahayakan informasi pribadi sekitar 73 juta pelanggan saat ini dan mantan pelanggan, termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan kata sandi terenkripsi.

Pelanggaran Equifax pada tahun 2017 mengekspos informasi keuangan sensitif dari 147 juta warga Amerika, termasuk nomor jaminan sosial, tanggal lahir, dan riwayat kredit. Pelanggaran ini menyoroti kerentanan dalam sistem pelaporan kredit dan menyebabkan perubahan regulasi yang signifikan.

Serangan SolarWinds pada Maret 2020 merupakan kompromi rantai pasokan yang canggih di mana peretas negara-bangsa, yang diyakini berasal dari Rusia, mengkompromikan pembaruan perangkat lunak yang mempengaruhi hingga 18.000 pelanggan termasuk enam departemen Pemerintah AS.

PowerSchool, penyedia teknologi pendidikan K-12 utama, mengalami pelanggaran pada Desember 2024 yang mempengaruhi 62,4 juta siswa dan 9,5 juta pendidik, menunjukkan bagaimana institusi pendidikan telah menjadi target utama.

Bagaimana Mencegah Peretas?

Praktik kata sandi yang kuat membentuk dasar keamanan siber pribadi. Gunakan kata sandi yang unik dan kompleks untuk setiap akun dan aktifkan autentikasi dua faktor kapan pun tersedia. Pengelola kata sandi dapat menyederhanakan proses ini sambil mempertahankan keamanan.

Pembaruan perangkat lunak secara teratur menambal kerentanan yang diketahui yang dieksploitasi peretas. Aktifkan pembaruan otomatis untuk sistem operasi, browser, dan aplikasi untuk tetap terlindungi dari ancaman terbaru.

Langkah-langkah keamanan jaringan termasuk menggunakan perangkat lunak antivirus terpercaya, menghindari Wi-Fi publik untuk transaksi sensitif, dan menjaga firmware router rumah tetap diperbarui. Pertimbangkan untuk menggunakan layanan VPN saat mengakses internet dari lokasi yang tidak aman.

Edukasi karyawan merupakan pertahanan terkuat bagi organisasi. Pelatihan keamanan siber secara teratur membantu staf mengenali upaya phishing, taktik rekayasa sosial, dan aktivitas mencurigakan yang dapat mengindikasikan ancaman keamanan.

Strategi cadangan memastikan pemulihan data bahkan setelah serangan berhasil. Cadangan teratur yang teruji yang disimpan offline atau di lingkungan cloud yang terisolasi dapat meminimalkan kerusakan ransomware dan kehilangan data dari berbagai skenario serangan.