Pengantar Mode Margin
CoinEx mendukung dua mode margin: Mode Cross Margin dan Mode Margin Terisolasi.
1. Mode cross margin
Dalam mode cross margin, semua saldo yang tersedia di akun Futures berfungsi sebagai margin bersama untuk semua posisi terbuka.
(1) Cara kerjanya:
- Ketika margin suatu posisi turun di bawah level margin pemeliharaan, sistem akan secara otomatis menambahkan margin dari saldo yang tersedia untuk memenuhi margin awal guna menghindari likuidasi paksa.
- Jika margin masih tidak mencukupi margin pemeliharaan setelah semua saldo yang tersedia habis digunakan, likuidasi paksa akan dipicu untuk menutup semua atau sebagian posisi untuk margin pemeliharaan.
(2) Rekomendasi: Mode Cross Margin ideal untuk trader dengan dana yang cukup yang bersedia mengambil risiko akun secara keseluruhan.
2. Mode margin terisolasi
Dalam mode margin terisolasi, margin untuk setiap posisi dipisahkan, tidak dibagikan dengan posisi lain.
(1) Cara kerjanya: Sistem tidak akan secara otomatis menambahkan margin dari saldo yang tersedia ke posisi. Trader harus menambahkan margin secara manual.
- Jika suatu posisi mengalami kerugian dan margin tidak ditambahkan tepat waktu, posisi tersebut berisiko mengalami likuidasi paksa.
(2) Rekomendasi: Mode Margin Terisolasi ideal untuk trader dengan toleransi risiko yang lebih rendah atau mereka yang lebih suka mengisolasi risiko di berbagai posisi.
Perbandingan Mode Cross Margin & Margin Terisolasi
| Mode margin | Cross margin | Margin terisolasi |
|---|---|---|
| Alokasi margin | Semua saldo dalam akun berfungsi sebagai margin bersama untuk semua posisi | Margin dihitung secara terpisah untuk setiap posisi; tidak ada dampak antar posisi |
| Penyesuaian rasio leverage | Mode default Rasio leverage dapat disesuaikan secara dinamis Catatan: Rasio leverage yang lebih tinggi dapat meningkatkan tier posisi | Dalam kondisi tertentu, Anda dapat beralih antara Cross Margin dan Margin Terisolasi sesuai kebutuhan Mendukung penyesuaian rasio leverage manual untuk posisi individual Catatan: Margin harus ditambahkan secara manual |
| Kontrol risiko | Risiko lebih tinggi: kerugian pada satu posisi dapat mempengaruhi semua posisi dalam satu akun | Risiko lebih rendah: kerugian terbatas pada margin posisi individual; risiko terisolasi |
| Likuidasi | Jika total margin akun tidak mencukupi, semua posisi mungkin dilikuidasi | Hanya posisi yang rugi yang dilikuidasi; posisi lain tidak terpengaruh |
| Efisiensi modal | Tinggi: alokasi dana terpusat memungkinkan rasio leverage lebih tinggi | Rendah: margin independen membatasi penggunaan kembali dana, memerlukan lebih banyak modal cadangan |
| Biaya | Biaya pendanaan dihitung di semua posisi, yang mungkin menimbulkan biaya hedging | Biaya pendanaan dihitung secara independen untuk setiap posisi, ideal untuk strategi satu arah |
| Kondisi pasar ekstrem | Dalam kasus penurunan harga yang tiba-tiba, total margin akun yang tidak mencukupi dapat menyebabkan likuidasi berantai dari semua posisi | Hanya posisi yang rugi yang dilikuidasi; namun, posisi dengan rasio leverage tinggi (misalnya, 100X) mungkin menghadapi likuidasi dari perubahan harga sekecil 1% |
| Target trader | 1. Trader berpengalaman 2. Strategi arbitrase 3. Strategi hedging | 1. Pemula dalam trading perpetual 2. Spekulator jangka pendek 3. Trader dengan rasio leverage tinggi |
Catatan
1. Beralih mode margin: Jika ada pesanan terbuka atau belum terpenuhi, Anda tidak dapat beralih antara mode Cross Margin dan Margin Terisolasi, dan Anda juga tidak dapat menyesuaikan rasio leverage.
2. Margin tidak mencukupi: Jika margin yang tersedia di akun Anda tidak cukup untuk memenuhi persyaratan margin yang meningkat, Anda tidak akan dapat menaikkan rasio leverage.
3. Batas rasio leverage: Ketika meningkatkan rasio leverage, sistem memastikan bahwa itu tidak melebihi rasio leverage maksimum yang tersedia untuk ukuran posisi saat ini.
4. Penghitungan ulang margin: Setelah menyesuaikan rasio leverage, sistem akan menghitung ulang margin posisi yang diperlukan. Harap perhatikan dengan seksama perubahan pada harga likuidasi.
Pengingat risiko
Perbedaan mendasar antara Cross margin dan Margin terisolasi terletak pada konsentrasi risiko dan pengelolaan dana. Silakan pilih mode yang sesuai berdasarkan toleransi risiko dan kondisi pasar Anda.
🔗 Pelajari lebih lanjut: Apa itu Margin Pemeliharaan Bertingkat