CoinEx Harian: BTC Mengikuti Pergerakan Pasar Saham A.S., Fractal Bitcoin ($FB) dan Protokol CAT20 Terus Memimpin Market
- MEME0%
- DMAGA0%
- KAMA0%
- ETH0%
Ikhtisar
Reli kuat di saham AS menyebabkan sedikit pemulihan di pasar cryptocurrency, dengan BTC mengikuti pergerakan saham secara dekat. Ethereum ($ETH) tetap relatif lemah, sementara Fractal Bitcoin ($FB) dan protokol CAT20 terus memimpin pasar, mendorong peningkatan alamat aktif dan harga token.
Makro Harian:
Kinerja Pasar Bitcoin: Bitcoin mengikuti pergerakan saham AS secara dekat, dengan harganya mendekati $58.000. Meskipun keuntungan secara keseluruhan terbatas, sentimen pasar secara bertahap membaik.
Kinerja ETF: ETF Bitcoin melihat arus masuk bersih sebesar $39 juta kemarin, sementara ETF Ethereum mengalami arus keluar sebesar $20,1 juta.
Fokus Harian:
Booming Protokol CAT20
Alasan Fokus: Airdrop Fractal Bitcoin ($FB) tetap sangat populer, dan protokol CAT20 telah memicu lonjakan aktivitas minting. Biaya gas mencapai setinggi 7.000 Gwei selama waktu minting puncak, menarik perhatian pengguna yang signifikan.
Kinerja Token Terkait: Harga $FB melonjak ke $34, dua kali lipat dari hari sebelumnya. Kemajuan minting token CAT20 telah melampaui 25%, dengan aktivitas jaringan dan partisipasi pengguna terus meningkat.
Prospek Pasar: Fractal Bitcoin dan protokol CAT20 diperkirakan akan terus menarik lebih banyak pengguna, dengan permintaan dan harga $FB kemungkinan akan terus naik, menjadikannya fokus pasar utama dalam waktu dekat.
Fokus Selanjutnya:
Proyek DeFi Trump
Alasan Fokus: Proyek DeFi World Liberty Finance ($WLF) milik Trump dijadwalkan diluncurkan pada 16 September. Proyek ini dapat berdampak signifikan pada kebijakan cryptocurrency dan pasar yang lebih luas.
Aset Terkait: Token MEME politik seperti $DMAGA dan $KAMA mungkin mengalami volatilitas saat proyek Trump diluncurkan. Investor harus memantau perkembangan pasar dengan cermat.
Cara Berpartisipasi: Investor dapat memposisikan diri mereka dalam token MEME terkait sebelum peluncuran proyek dan tetap mengikuti pengumuman terbaru dari tim Trump.